
OKI — Masyarakat Dusun I, Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kini resmi menikmati layanan listrik andal selama 24 jam melalui Program Listrik Desa (Lisdes) yang dijalankan PT PLN (Persero).
Peresmian penyalaan listrik digelar pada Rabu (30/4) di Desa Sungai Jeruju, dihadiri Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana, Wakil Bupati OKI Supriyanto, serta General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) Diksi Erfan Umar.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfan Umar, menegaskan komitmen PLN dalam mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah terpencil. Ia menyebut keberhasilan elektrifikasi di Sungai Jeruju merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan DPR RI dan Pemerintah Kabupaten OKI.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, terutama dukungan DPR RI dan Pemerintah Kabupaten OKI,” ujarnya.
Menurut Diksi, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah pedesaan menghadapi sejumlah tantangan, seperti kondisi geografis rawa dan sungai serta kebutuhan investasi yang besar. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi PLN untuk menghadirkan layanan listrik bagi masyarakat.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat segera menikmati listrik. Ini membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyatakan program Lisdes yang didorong Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana telah memperluas akses energi, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum terlayani listrik PLN.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Tanpa dukungan sarana kelistrikan, pergerakan ekonomi akan terhambat. Karena itu, kami terus mendorong pemerataan hingga ke wilayah terpencil,” ujarnya.
Sementara itu, Dewi Yustisiana menekankan pentingnya pemerataan distribusi listrik nasional, terutama bagi daerah yang masih menunggu perluasan jaringan. Selain program Lisdes, empat desa di wilayah perairan Kecamatan Cengal juga telah mendapatkan penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari aspirasi yang diperjuangkannya.
“Program listrik desa ini merupakan prioritas nasional. Kami bersyukur masyarakat Sungai Jeruju akhirnya dapat merasakan manfaatnya. Empat desa lainnya di wilayah perairan Cengal juga telah diterangi melalui PLTS,” kata Dewi.
Di tingkat masyarakat, kehadiran listrik disambut antusias. Herman, warga Dusun I, mengaku listrik PLN telah lama dinantikan. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan genset dengan waktu operasional terbatas.
“Dulu listrik hanya menyala malam hari. Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya. Sekarang mereka bisa belajar lebih baik, dan usaha juga mulai berkembang,” ujarnya.
Kehadiran listrik 24 jam diharapkan membawa dampak signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
(Murod)
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia