Marc Marquez, pembalap Repsol Honda, masih tidak menyangka dengan sikap yang ditunjukkan Valentino Rossi yang menuduhnya bekerjasama dengan Jorge Lorenzo. Marquez menilai, sikap Rossi sangat berbeda dengan yang biasanya.
Sebelumnya, Marquez syok dengan tuduhan Rossi. Sebab, usai balapan di Grand Prix (GP) Australia pekan lalu, The Doctor -julukan Rossi- sempat berbincang-bincang dengan Marquez namun tak ada pernyataan yang menuduh.
“Kami sudah berbincang, karena seperti yang orang-orang tahu, setelah balapan di Eropa pasti ada pesta kecil dan kami datang ke sana,” ujar Marquez, Sabtu (24/10/2015).
“Kami berbincang dan dia bertanya pada saya tentang balapan (di Phillip Island) dan segalanya, tapi dia tidak seperti ini (menuduh Marquez),” sambung The Baby Alien.
Pembalap 22 tahun itu mengungkapkan, saat itu Rossi hanya bertanya tentang bagaimana pada akhirnya ia bisa sangat cepat di lap terakhir dan mengapa ia terlihat sulit di tengah-tengah balapan hingga Lorenzo bisa menyalipnya.
“Dan yang saya katakan saat itu, saya mencoba mengatur balapan, mengatur situasi saya, ban saya, ban depan saya, dan pada akhirnya melakukan yang terbaik dengan target memenangkan balapan. Tidak peduli berapa pun perbedaan waktunya,” terang juara dunia dua kali itu.
Marquez berharap Rossi tidak lagi memberikan tuduhan-tuduhan seperti itu di masa yang akan datang. Menurutnya, The Doctor seharusnya tidak perlu menunjukkan kekhawatiran dalam tekanan dengan perilaku seperti itu.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia
