
OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendorong Bank Sumsel Babel semakin memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Dukungan tersebut diharapkan diwujudkan melalui perluasan akses permodalan, pendampingan usaha, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Harapan itu disampaikan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Bank Sumsel Babel, Jumat (6/11/2026).
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, Asmar Wijaya, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Bank Sumsel Babel selama 69 tahun. Menurutnya, usia tersebut mencerminkan pengalaman, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan perbankan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Posisi Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah memiliki arti strategis bagi Kabupaten OKI. Daerah ini memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, perikanan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Potensi tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan dan layanan perbankan yang mampu menjangkau pelaku usaha hingga tingkat akar rumput,” ujarnya.
Karena itu, Asmar mendorong Bank Sumsel Babel memperluas akses permodalan, khususnya bagi pelaku UMKM. Menurutnya, dukungan perbankan tidak cukup hanya melalui penyaluran kredit, tetapi juga harus disertai pendampingan usaha, penguatan kapasitas, serta edukasi keuangan agar masyarakat mampu mengelola pembiayaan secara produktif dan berkelanjutan.
Ia menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah. Kemudahan memperoleh pembiayaan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, sekaligus menciptakan lapangan kerja.
Selain pembiayaan, Asmar juga berharap Bank Sumsel Babel terus meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi, memperluas jangkauan pelayanan hingga wilayah pelosok, serta memperkuat literasi keuangan digital.
“Namun, kemudahan transaksi harus berjalan beriringan dengan keamanan sistem, perlindungan nasabah, dan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Dalam mendukung pembangunan Kabupaten OKI, Asmar juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Sumsel Babel semakin diperkuat. Kolaborasi tersebut meliputi pengelolaan keuangan daerah, transaksi pemerintahan, pemberdayaan UMKM, hingga dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Selain menjalankan fungsi bisnis, Bank Sumsel Babel juga diharapkan konsisten melaksanakan tanggung jawab sosial.
“Sebagai bank milik daerah, kontribusinya tidak semestinya berhenti pada aktivitas perbankan, tetapi turut diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian lingkungan,” harapnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, Ruben Paradisa, mengatakan peringatan HUT ke-69 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten OKI.
“Bank Sumsel Babel akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKI. Kami ingin kehadiran bank daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses layanan keuangan, mendukung pembiayaan UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi produktif,” ujar Ruben.
Ia menambahkan, transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan kebutuhan masyarakat.
Bank Sumsel Babel juga berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah melalui pelayanan yang profesional, aman, transparan, dan akuntabel, pungkasnya.
(Mrd)
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia