Home / Tag Archives: Budaya

Tag Archives: Budaya

Petuah Bijak (Adat Morge Siwe – Kayuagung )

komisaris-karim

Petuah Bijak Komisaris Karim S.Pd M.Si MM

Read More »

Cang Incan – Adat Morge Siwe (Kayuagung)

jejuluk

Komisaris Karim S.Pd MM (Master Pemberian Jejuluk dan Canginang)

Read More »

Jejuluk (Pemberian Gelar) – Adat Kayuagung

jejuluk

Jejeuluk atau pembeia gelar yang disamaika Oleh Master Komisaris Karim S.Pd M.Si MM

Read More »

Pengerajin Pengilar Ikan Di Kecamatan Pampangan

pengerain-pengilar-ikan-di-pamangan

Kegiatan menangkap ikan sudah dimulai sejak zaman dahulu. Seiring perkembangan zaman, alat penangkap ikan seperti kail pancing, tombak, jala, dan perangkap ikan pun mulai digunakan. Di kalangan masyarakat Melayu khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir, ada perangkap ikan tradisional yang masih digunakan hingga kini yaitu Pengilar. Alat tangkap pengilar termasuk dalam alat tangkap jenis perangkap. Pengilar memiliki nama lain yaitu sengkirai ...

Read More »

Bupati OKI Saksikan Midang Morge Siwe Tahun 2016

midang morge siwe 2016 - 1

Selain memiliki banyak tempat wisata, Kabupaten OKI juga memiliki beragam wisata budaya, salah satunya midang. Midang merupakan kegiatan arak-arakan atau lebih mirip karnaval, yang setiap tahun mejadi jadwal rutin, setiap idul fitri akan dilaksankan midang. Midang tahun 2016 ini dilaksanakan selama 2 hari yaini Jumat dan Sabtu (8-9/07/16) atau lebaran ke 3 idul fitri dan lebaran ke 4 idul fitri. ...

Read More »

Spirit Prasasti Talang Tuwo Untuk Selamatkan Bumi

Pernyataan Sikap Spirit Prasasti Talang Tuwo untuk Selamatkan Bumi sriwijaya

Sejumlah organisasi lingkungan hidup, para pekerja budaya, akademisi, aktifis, lembaga budaya, aktifis kemanusiaan, serta pribadi-pribadi yang peduli dengan masa depan Bumi dan pekerja seni di Palembang membuat pernyataan sikap dalam rangka memperingati 15 abad lahirnya prasasti talang tuwo tepatnya 23 Maret 684 Masehi. Berikut isi dari pernyataanya : Pertama, menghimbau atau meminta para pemimpin dunia, pelaku ekonomi baik besar maupun ...

Read More »

Tari Penguton Tarian Penyambutan Tamu

Tari Penguton Jaman Dulu

Berbagai macam tari-tarian daerah yang merupakan budaya masyarakat Ogan Komering Ilir masih tetap dilestarikan dari sekian banyak itu yang sering di pertontonkan atau dilakukan masyarakat yaitu tari “Penguton”. Tari Penguton adalah tari adat Ogan Komering Ilir, tepatnya berasal dari Marga Kayuagung yang dalam pelaksanaannya merupakan unsur yang menyatu dengan adat penyambutan tamu. Hal ini sesuai dengan namaya yang berasal dari ...

Read More »

Jalan jalan ke Bukit Batu Serunting Sakti

etnik - 3 BATU BATU BERNILAI SEJARAH BUDAYA SUMPAH SERUNTING SAKTI SI PAHIT LIDAH DI KAWASAN WISATA ALAM BUKIT BATU OKI

Apabila kita jalan jalan dan memandang ketinggian Bukit Batu di Desa Bukit Batu Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dengan ketinggian 85 meter dari dasar tanah di atas luas tanah 23 Hektar. Maka akan tampak kumpulan batu-batu besar dengan beragam bentuk, ada yang kecil, sedang, besar, dan sangat besar. Tidak seperti dulu, sekarang disekitar ...

Read More »

Asal Mula Terjadi Bukit Batu (Keluarga Kecil Bujang Tue)

etnik - 3 BATU BATU BERNILAI SEJARAH BUDAYA SUMPAH SERUNTING SAKTI SI PAHIT LIDAH DI KAWASAN WISATA ALAM BUKIT BATU OKI

Menurut yang empunya cerita, pada zaman dahulu hiduplah satu keluarga sepasang suami istri dan anaknya laki-laki. Ayahnya bernama Mangkubumi, ibunya Sri indu alam, sedangkan anaknya hanya dikenal orang dengan sebutan Bujang Tue. Ia disebut demikian lantaran dalam usianya yang telah lama dewasa tapi belum bertemu jodoh juga. Pada suatu hari karena tidak melihat anaknya berada dirumah, Mangkubumi bertanya kepada istrinya ...

Read More »

Adat Istiadat Kematian Dalam Masyarakat Pampangan OKI

adat kematian

Apabilia ada diantara penduduk/masyarakat yang meninggal, simayit biasanya dimandikan dengan cara dipangku oleh anak, keluarga, atau familinya, selesai dimandikan dan dibungkus seperti biasanya orang meninggal maka simayitpun dishalatkan. Selesai shalat bagi penganut kaum muda (anggota muhammadiyah) cukup takziah ala kadarnya, sedangkan bagi kaum tua (bukan muhammadiyah) membaca surah yasin, berkalimah dan ditutup do’a. Kemudian dilanjutkan dengan bertakziah ala kadarnya, selanjutnya ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com