Home / News / Bupati OKI Ajak Santri Kuasai Teknologi, Tetap Berpegang pada Agama dan Akhlak Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati OKI Ajak Santri Kuasai Teknologi, Tetap Berpegang pada Agama dan Akhlak Menuju Indonesia Emas 2045

OKI — Santri didorong tidak hanya memperkuat pemahaman agama dan akhlak, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu bersaing di era digital. Perpaduan nilai spiritual, kecerdasan, dan kemandirian dinilai penting untuk menyiapkan generasi unggul sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alamsyah, saat upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren An Nur, Desa Tebing, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI.

Dalam amanatnya, Alamsyah menegaskan bahwa perjuangan santri harus terus berlanjut seiring perubahan zaman. Jika pada masa perjuangan kemerdekaan santri turut berjuang mempertahankan kedaulatan bangsa, kini pengabdian tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan, penguasaan teknologi, penguatan karakter, dan pemberdayaan masyarakat.

“Santri harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan berdaya saing. Bekal agama harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar santri dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata Alamsyah.

Menurutnya, pesantren memiliki posisi strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjawab tantangan masyarakat modern. Karena itu, pengembangan pesantren perlu didukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

Penguatan tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi santri untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan. Dengan bekal ilmu agama dan keterampilan yang relevan, lulusan pesantren diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai moral.

Alamsyah juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan kerja sama berbagai pihak dalam memperkuat peran pesantren. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pesantren tidak hanya berkembang seba

x

Check Also

15.000 Pelajar SMP di OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

KAYUAGUNG — Sebanyak 15.000 pelajar sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera ...