
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merayakan hari jadinya yang ke-79 dengan penuh semangat dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD OKI, Jumat (11/10). Mengusung tema “Era Baru, OKI Maju”, momentum ini menjadi pengingat perjalanan panjang serta cita-cita untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat OKI.
Dalam sambutannya, Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, mengungkapkan bahwa meskipun dirinya hanya menjabat sementara, komitmen untuk memajukan OKI tetap kuat. “Hari ini genap 8 bulan 26 hari saya menjabat sebagai Penjabat Bupati OKI. Meski hanya pejabat sementara, kami terus berusaha memberikan dampak positif bagi OKI,” ucap Asmar.
Program Prioritas & Capaian Kinerja
Asmar menyoroti beberapa program prioritas yang ditargetkan oleh pemerintah pusat, di antaranya menyukseskan Pemilu 2024, menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, serta pengentasan kemiskinan. “Pemilu 2024 di OKI berjalan lancar dengan partisipasi mencapai 86,04%, melampaui target nasional,” jelasnya.
Dari segi ekonomi, OKI mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,02% pada Triwulan III 2024. Inflasi berhasil ditekan dari 4,92% pada Januari menjadi 1,75% pada September, berkat berbagai upaya seperti gerakan pasar murah, tanam cabai serentak, serta sidak harga pangan.
Kemiskinan di OKI juga turun signifikan dari 13,15% pada 2023 menjadi 12,08% pada 2024, sementara angka kemiskinan ekstrem menurun drastis dari 4,44% menjadi 0,46%. “Stunting pun berhasil kami kurangi hingga 15%, dan tingkat pengangguran turun menjadi 3,23%,” tambah Asmar.
Penghargaan dan Peningkatan Kualitas Hidup
Capaian lain yang patut diapresiasi adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) OKI, yang kini berada di angka 70,80. Hal ini didukung oleh peningkatan usia harapan hidup yang mencapai 74,09 tahun. “Kami juga telah mengcover lebih dari 763 ribu jiwa melalui JKN Kesehatan, memberikan akses kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat,” jelas Asmar.
Kepemimpinan Asmar bersama jajaran Pemkab OKI pun diakui dengan 10 penghargaan bergengsi, di antaranya Predikat Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI, Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), serta komitmen dalam mendorong Program Sawit Rakyat.
Pesan di Akhir Masa Jabatan
Menutup sambutannya, Asmar dengan rendah hati meminta maaf jika ada harapan masyarakat yang belum dapat terwujud sepenuhnya. “Saya menyadari keterbatasan saya sebagai manusia biasa. Di penghujung masa jabatan ini, saya mohon maaf atas segala kekurangan. Ini adalah yang terbaik yang bisa saya upayakan untuk OKI,” tutupnya.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia