Tugas mengibarkan hingga menurunkan Sang Merah Putih dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengalaman berharga bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengingatkan, pengalaman tersebut jangan berhenti sebagai seremoni. Proses latihan, kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab yang telah dijalani harus menjadi bekal untuk terus berprestasi, menjaga integritas, serta menghasilkan karya nyata bagi keluarga, daerah, dan bangsa.
Pesan itu disampaikan Muchendi saat Malam Ramah Tamah Kenegaraan HUT ke-81 RI Kabupaten OKI. Ia memberikan apresiasi kepada Paskibraka, penari massal, pelatih, pembina, koreografer, guru, TNI-Polri, panitia, serta seluruh pihak yang ikut menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan.
“Secara khusus penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada adik-adik Paskibraka, para penari massal, panitia dan seluruh petugas yang telah memberikan yang terbaik dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Muchendi.
Menurutnya, penampilan yang terlihat dalam setiap rangkaian acara merupakan hasil dari proses panjang. Para pelajar harus menjalani latihan dengan disiplin dan ketekunan, sekaligus mengorbankan waktu dan tenaga.
“Di balik penampilan yang sudah dilakukan tadi, kami semua tahu bahwa ada proses yang panjang. Ada latihan, ada kedisiplinan, sudah pasti lelah. Untuk semua pengorbanan itu kami menaruh rasa bangga dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Muchendi menilai keterlibatan generasi muda dalam Paskibraka maupun tari massal bukan hanya memperindah perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter.
Karena itu, ia berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat diteruskan generasi muda melalui prestasi, integritas, dan karya nyata.
“Kita ingin generasi ke depan menjadi generasi yang mampu menghormati para pejuang, menghormati para pahlawan, tetapi juga siap meneruskan perjuangan yang sudah dilakukan. Terus berprestasi, menjaga integritas dan menghasilkan karya nyata di masa yang akan datang,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mendukung dan mengirimkan siswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan.
Bagi Muchendi, pengalaman menjadi Paskibraka dan bagian dari rangkaian HUT ke-81 RI akan menjadi kenangan penting bagi para pelajar. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa mereka pernah mengambil bagian dalam momentum bersejarah bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anak-anakku Paskibraka. Mudah-mudahan di masa yang akan datang menjadi generasi penerus yang bisa membanggakan keluarga, daerah dan bangsa negara Indonesia,” kata Muchendi.
Malam Ramah Tamah Kenegaraan sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan setelah rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten OKI.
Muchendi berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah perayaan usai. Generasi muda OKI diharapkan terus belajar, berkarya, menjaga integritas, serta membawa nama baik daerah dan Indonesia.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia
