Selama ini, banyak orang salah paham mengenai filosofi menabung atau menyimpan uang. Kebanyakan berpikir bahwa untuk menghemat uang atau menabung harus berpendapatan atau bergaji besar.
Ini tidak benar. Kita bisa mulai menabung dan menyimpan uang untuk masa depan mulai hari ini meskipun penghasilan tidak besar. Kita hanya perlu mengembangkan beberapa kebiasaan pengeluaran yang bertanggung jawab dan memotong pengeluaran yang tidak perlu.
Ada beberapa tips untuk Kita yang mau memulai menabung hari ini. Tanpa Kita sadari, jumlah tabungan lama-kelamaan akan bertambah banyak.
Berikut tips yang diambil dari lifehack.org :
Pilih bank dengan benar
Sebagai permulaan, Kita perlu memastikan telah memilih bank dengan benar untuk menyimpan uang. Perbankan kecil biasanya cenderung menawarkan tingkat bunga lebih tinggi dan memberikan beberapa fasilitas tambahan.
Carilah peluang ini seperti mendapatkan bonus ketika membuka rekening. Ini merupakan awal yang menyenangkan untuk Kita terus menabung.
Atur anggaran
Dapat dipastikan, Kita tidak akan bisa menabung jika tidak punya rencana keuangan. Kita harus tau persis berapa banyak uang yang Kita gunakan untuk biaya hidup setiap bulannya.
Jika sudah punya rencana, Kita bisa mengalokasikan uang untuk menabung dengan memotong anggaran yang dinilai tidak perlu.
Tabungan otomatis
Tips ketiga agar kita bisa tetap menabung meski gaji kecil adalah menggunakan layanan auto debit atau menabung secara otomatis. Ketika menerima gaji di awal bulan, maka perbankan akan langsung memotong dan memasukkan dalam tabungan sesuai jumlah yang kita inginkan.
Jika kita berani menggunakan layanan ini, kita akan terkejut bahwa ternyata kualitas hidup kita tidak berubah meski gaji telah dipotong untuk ditabung. Tanpa disangka, kita juga akan terkejut melihat jumlah tabungan setelah satu tahun.
Berhenti makan di luar
Setiap kita makan di luar atau di restoran, pada dasarnya kita telah membuang uang sia-sia. Makan di luar memang enak dan menyenangkan, namun sadarilah ini sama sekali tidak menguntungkan.
Menurut studi yang dilakukan seorang psikolog dari kansas State University, dari 1 persen orang yang menghabiskan uangnya, 30 persen di antara mereka menghabiskannya di restoran atau makan di luar.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia