
OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Indo Global Mandiri guna mempercepat implementasi pemerintahan digital dan penguatan layanan publik berbasis teknologi.
Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan layanan digital, penguatan keamanan siber, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) digital, hingga penerapan teknologi Internet of Things (IoT) di lingkungan pemerintahan daerah.
Kepala Diskominfo OKI, Adi Yanto, mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Layanan publik digital merupakan bagian dari program prioritas daerah sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati OKI,” kata Adi saat melakukan kunjungan ke kampus UIGM di Palembang, Rabu (7/5/2026).
Menurut dia, pengembangan pemerintahan digital tidak hanya sebatas pembangunan aplikasi, melainkan juga mencakup integrasi layanan, tata kelola data, perlindungan keamanan sistem, serta peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan.
Pemkab OKI, lanjut Adi, juga tengah berupaya meningkatkan capaian Indeks Pemerintahan Digital Indonesia (Pemdi) sebagai indikator nasional dalam transformasi birokrasi berbasis digital.
“Pemerintahan digital harus mampu menghadirkan layanan yang cepat, terintegrasi, aman, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Adi menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk memperkuat dukungan akademik maupun teknis dalam percepatan transformasi digital daerah.
“Sinergi pemerintah daerah dengan sivitas akademika dan para ahli teknologi menjadi salah satu kunci mewujudkan OKI Smart City,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan UIGM, Herri Setiawan, menyatakan pihak kampus siap mendukung pengembangan pemerintahan digital di Kabupaten OKI melalui pendampingan teknis dan penguatan riset.
“Kami siap memberikan arahan dan pendampingan agar pelayanan publik berbasis aplikasi berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Herri.
Ia menambahkan, kerja sama dengan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah akademisi dan pejabat kampus UIGM, di antaranya Darius Antoni, Ricky Maulana Fadjri, Gasim, Ferdiansyah, Tasmi, Dhamayanti, serta Endah Dewi Purnamasari.
(Murod)
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia