Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai efektif tahun 2017. Untuk itu guna mengisi jabatan tersebut, Bupati OKI H Iskandar SE melantik 887 aparatur negara sipil yang ada di lingkungan Pemkab OKI.
Adapun hasil dari pelantikan tersebut : sejumlah nama harus merelakan kursinya akibat peleburan dua dinas. Contoh dialami Madani,ST,MSi yang dulunya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Kabupaten OKI kini terpaksa menduduki jabatan selaku Kepala Bagian Program Administrasi dan Pembangunan Setda OKI.
Pasalnya, Dinas PU Cipta Karya dilebur menjadi satu dengan Dinas PU Bina Marga dan hasilnya dinamakan Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten OKI. Yang mana, nama Ir.HM.Hapis,MM lah yang muncul dalam ‘daftar’ pelantikan OPD baru 2017.
Kemudian untuk dinas atau badan yang pada OPD baru tahun 2017 kini dihilangkan, seperti Dinas Tata Kota Kabupaten OKI Ir.Ifna Nurlela selaku kepala dinas tersebut kini beralih menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI.
Lalu, setelah Badan Pengelola Pasar dan Kebersihan (BP2K) OKI dilebur beberapa bagian ke Disperindagkop dan Badan Lingkungan Hidup, akhirnya S.Sudiyanto Djakfar dulunya menjabat Kepala BP2K OKI kini beralih menjabat Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI.
Sementara untuk Camat yang mendapat roling jabatan maupun pindah ke wilayah lain yakni Arie Mulawarman dulunya selaku Camat Jejawi kini pindah menjabat Camat Pedamaran Timur menggantikan Yasmi Amar,SIp,MSi yang kini menduduki jabatan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten OKI. Sedangkan Suhaimi Ap dulunya selaku Camat Pangkalan Lampam kini beralih menduduki jabatan sebagai Kabid Keuangan dan UEM dan Aset Desa pada Dinas PMD Kabupaten OKI.
Untuk Kecamatan Sungai Menang kini kembali dipimpin Bahrul Amik yang dahulunya pernah menjabat disana selaku camat ketika sebelum mendapat posisi di kantor Inspektorat Kabupaten OKI.
Dan masih banyak sederet nama dalam daftar pelantikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru 2017 yang mengalami penurunan jabatan atau sekedar beralih tugas ke SKPD lain.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia