Menyikapi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten OKI dan OI di tahun 2015 lalu serta mewujdkan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI) bebas asap, Kodim 0402/OKI-OI mengelar sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan bersama Dandim 0402/OKI-OI Letkol Kav Dwi Irbaya Sandra, Bupati OKI, Iskandar SE, Bupati Ogan Ilir, Kapolres OKI AKBP Zulkarnain SIk, Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Denny Y Putro Sik, Camat sekabupaten OKI dan OI, Kapolsek di wilayah OKI dan OI, SKPD OKI dan OI dan seluruh Perusahaan HTI dan Perkebunan di Kabupaten OKI dan Kabupaten OI. Di Makodim 0402/OKI-OI, Kamis (10/3/16).
Dandim 0402/OKI-OI Letkol Kav Dwi Irbaya Sandra mengatakan berbagai upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan pada Desa atau Dusun yang berada di sekitar Kawasan Hutan, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar unsur terkait bersama masyarakat terhadap dampak atau bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Ia berharap kepada para Camat, Danramil dapat bekerjasama dan kepada pihak perusahan agar dapat membantu dalam melakukan pencegah asap”Terima kasih kepada pak Bupati telah mensuport kami sehingga apa yang menjadi tugas kita bersama terlaksana dengan baik” tuturnya
Sementara Kapolres OKI AKBP Zulkarnain dalam sambutanya mengataka memang permasalahan ini sangat rumit tapi kita tetap berusaha dan bekomitmen dalam melakukan pencegehan asap kebakaran hutan dan lahan,dengan kita bersinergi sepenuh hati mudah – mudahan karhutla dapat kita cegah,”kita sudah bentuk tim Bina taruna yang nanti dapat mengawasi jika terjadi apapun di setiap desa dan kami meminta kepada pimpinan perusahan agar tidak lagi membakar jika masih ada kita akan proses tidak ada ampun, untuk lebih memaksimalkan pengawasannya 1 bulan sebelum musim kemarau akan kita terjun kan anggota ke desa – desa”pungkasnya
Bupati OKI Iskandar,SE mengharapkan “dengan kegiatan ini agar terjalinnya koordinasi yang intensif semua pihak, serta kesadaran masyarakat terutama untuk tidak membakar hutan saat membuka ladang”.
Bupati OKI Iskandar SE menambahkan antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini tugas kita bersama sudah sering kita undang pelaku usaha tolong kepada perusahan agar sarana dan prasana dapat disempurnakan “ Sudah 52 desa peduli api yang sudah terbentuk semoga dapat mencegah karhutla mari kita awasi bersama”tutupnya
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia