Permasalahan yang dihadapi disektor pertanian khususnya padi adalah dihadapkan pada puso serta ketidakpastian hasil panen sebagai akibat dampat negatif dari perubahan iklim yang merugikan petani. Untuk mengatasi kerugian petani, Pemerintah membantu mengupayakan perlindungan usaha tani dalam bentuk asuransi pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI Syarifuddin, SP, M.Si , Rabu (23/11/2016) menyampaikan bahwa Asuransi pertanian sangat penting artinya bagi para petani dan pemerintah karena memiliki beberapa manfaat terutama melindungi petani dari resiko yang terjadi akibat gagal panen dan mendorong peningkatan pendapatan petani.
Syarifuddin, SP, M.Si menyampaikan, “bagi petani padi yg mengalami puso dan tidak ikut asuransi, untuk komoditi jagung serta kedele kita perjuangkan bantuan benih dari APBN”.
Sosialisasi program asuransi padi terus di canangkan Dinas Pertanian Kabupaten OKI agar petani mau ikut program ini, dimana petani harus membayar premi sebesar Rp. 180.000 perhektar.
“Saat ini pemerintah mensubsidi premi ini 80% dan sisanya 20% dibayar oleh petani atau sebesar Rp. 36.000 setiap hektar, dengan pertanggungan Rp. 6.000.000 /hektar. Klaim dapat dilakukan apabila kerusakan tanaman >75% dengan total hamparan yg rusak >75%”, ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI Syarifuddin, SP, M.Si.
Syarifuddin, SP, M.Si juga menyampaikan, tanaman pajale + ubi kayu yg terendam air sejak bulan september 2016 seluas 6.765,5 hektar terdiri dari padi 4.924 hektar puso seluas 321,5 hektar di kecamatan Cengal 115 hektar, di kecamatan Pampangan 74 hektar dan di kecamatan Sei Menang 132,5 hektar.
Syarifuddin, SP, M.Si menambahkan, untuk tanaman jagung yang terendam 1.144 hektar puso 587 hektar di kecamatan Lempuing 270 hektar, kecamatan Lempuing Jaya 285 hektar, kecamatan Jejawi 2 hektar dan kecamatan Sei Menang 30 hektar. Untuk tanaman kedele yang terendam 624 haektar puso di kecamatan Sei Menang 500 hektar. Tanaman ubikayu yang terendam di kecamatan Mesuji 73 hektar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI Syarifuddin, SP, M.Si mengukapkan, sebagian pertanaman padi yang puso ini ikut program asuransi diantaranya kecamatan Pampangan yang saat ini sedang proses klaim.
“Bupati OKI Bapak H. Iskandar, SE memerintah Dinas Pertanian untuk menyediakan bantuan benih padi dari APBD untuk pertanaman MT Asep 2017 yang akan datang”, tutup Syarifuddin, SP, M.Si.
Kayuagung Radio etnikom – Jaringan Media Etnik Indonesia