Home / News / Jelang Idul Adha, Disbunak Kabupaten OKI Sosialisasikan Penanganan Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, Disbunak Kabupaten OKI Sosialisasikan Penanganan Hewan Kurban

 

Sosialisasi Produk Peternakan Yang Aman, Utuh dan Halal (ASUH) Kegiatan Sarana dan Prasarana Pembibitan Ternak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun Anggaran 2019.

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI mulai mensosialisasikan cara penyembelihan hewan kurban yang benar kepada panitia penyembelihan kurban jelang Idul Adha.

Menurut Kadisbunak Aris Panani, sosialisasi dilakukan bersama Kementerian Agama Kabupaten OKI.

“Kami menerangkan tata cara penyembelihan hewan kurban yang baik dalam artian tidak menyiksa hewan, sebab hewan juga mahluk hidup, kemudian yang higienis sehingga dagingnya aman dikonsumsi,” ujarnya, Minggu (4/9).

 

 

Menurut Aris, sosialisasi seperti ini dianggap perlu sebab panitia kurban di tiap masjid dan musala bukanlah orang yang berprofesi sebagai penyembelih. Oleh karena itu dikhawatirkan masyarakat asal menyembelih yang mengakibatkan hewan menderita.

“(Tindakan asal menyembelih sampai membuat hewan menderita) tentu dilarang dalam ajaran agama Islam. Oleh karenanya sosialisasi ini melibatkan 2 kecamatan yakni Jejawi dan SP. Padang, yang di laksanakan di Penginapan Mikail Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI, ” terang Aris.

Selain cara menyembelih yang baik, Aris mengatakan, sasaran sosialisasi yaitu untuk tercapainya kesehatan daging kurban layak konsumsi, yakni aman, sehat, utuh, dan halal (asuh).

Harapannya, di saat hari raya kurban, daging yang dibagikan ke umat muslim merupakan daging yang asuh sehingga layak konsumsi.”Sebab tujuan hari besar keagamaan itu baik maka lengkapi dengan prosedur yang benar pula,” katanya.

Ketentuan penyembelihan dimulai dari pemilihan lokasi yang harus bersih dan terbuka. Lalu penyembelih harus laki-laki yang dewasa, sehat jasmani dan rohani. Memiliki kemampuan teknis menyembelih yang baik dan benar. Kemudian alatnya berupa pisau atau parang yang mesti tajam, cukup panjang agar sekali hulus biar tidak menyiksa, bersih, dan tidak berkarat.

x

Check Also

Kala Napi Mondok Ala Santri di Lapas Kayuagung

  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kayuagung membina warganya ala pesantren. Pesantren Al Hikmah namanya. Pengajar pesantren ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com